PKRS RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto sebagai institusi pelayanan kesehatan tingkat rujukan khususnya Jawa Tengah bagian barat dan selatan mempunyai tugas memberikan pelayanan kesehatan paripurna meliputi kegiatan promotif, kuratif dan rehabilitatif. Pelayanan kesehatan holistik harus dipikirkan melebihi masalah kesehatan yang ada pada pada saat ini, hingga kesejahteraan klien secara umum dan risiko penyakitnya di masa mendatang. Sebagai dampak dari peningkatan prevalensi penyakit kronis dan membengkaknya biaya yang diperlukan, promosi kesehatan serta pencegahan penyakit menjadi semakin penting. Rumah sakit berperan penting dalam melakukan promosi kesehatan baik untuk pasien, keluarga pasien, SDM rumah sakit, pengunjung rumah sakit, maupun masyarakat sekitar rumah sakit.
Penyelenggaraan PKRS di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto dilaksanakan berdasarkan petunjuk PERMENKES Nomor 44 Tahun 2018 yaitu dilaksanakan pada 5 (lima) tingkat pencegahan yang meliputi promosi kesehatan tingkat preventif pada kelompok berisiko tinggi untuk mencegah agar tidak jatuh sakit, promosi kesehatan pada tingkat kuratif pada kelompok yang sakit agar pasien lekas sembuh atau tidak menjadi lebih parah, promosi kesehatan pada tingkat rehabilitatif untuk mengurangi kecacatan, promosi kesehatan pada pasien baru sembuh dan pemulihan terhadap penyakit. PKRS dilakukan salah satunya dengan memberikan edukasi kesehatan. Edukasi merupakan proses interaktif untuk mendorong terjadinya pembelajaran. Pembelajaran merupakan penambahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan praktik dan pengalaman baru. Edukasi yang diberikan adalah pemberian informasi kepada keluarga dan pasien. Tujuan memberikan informasi dan dukungan untuk melaksanakan anjuran dari petugas kesehatan.
Tujuan Penyelenggaraan PKRS di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo adalah sebagai berikut :
Mewujudkan RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat melindungi pasien dalam mempercepat kesembuhannya, tidak mengalami sakit berulang karena perilaku yang ama, menjaga, meningkatkan kesehatannya dan meningkatkan perilaku hidup sehat.
Mewujudkan RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat memberikan informasi dan edukasi kepada keluarga pasien agar mampu mendampingi pasien dalam proses penyembuhan dan mencegah pasien tidak menglami sakit berulang, menjaga dan meningkatkan kesehatannya serta menjadi agen perubahan dalam hal kesehatan.
Mewujudkan RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat memberikan informasi edukasi kepada pengunjung rumah sakit agar mampu mencegah penularan penyakit dan berperilaku hidup sehat.
Mewujudkan RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo sebagai tempat kerja yang sehat dan aman untuk SDM rumah sakit
Mewujudkan RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo sebagai rumah sakit yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitar rumah sakit
Tahapan pelaksanaan PKRS meliputi pengkajian kebutuhan edukasi, perencanaan kegiatan, pelaksanaan edukasi, monitoring dan evaluasi pelaksanaan. Adapun Struktur organisasi PKRS adalah sebagai berikut :
Beberapa kegiatan PKRS melembaga di seluruh instalasi dari rawat jalan, instalasi rawat inap, instalasi penunjang, instalasi farmasi, instalazsi gizi sampai dengan instalasi pemulasara jenazah. Kegiatan diinformasikan dalam web PKRS RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto tujuannya adalah materi edukasi selain secara langsung diterima oleh sasaran edukasi yang berada di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto, materi juga dapat dibaca oleh masyarakat di luar rumah sakit Margono Soekarjo Purwokerto.
Ketua PKRS RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto Nur Azmi Arifianti, SKM. M.Kes. (alumni Universitas Diponegoro progam magister promosi kesehatan) berpendapat bahwa PKRS adalah upaya memberdayakan pasien, keluarga pasien, sumber daya manusia rumah sakit, pengunjung rumah sakit, dan masyarakat sekitar rumah untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal yang dilakukan dengan cara edukasi baik secara langsung maupun tidak langsung (media elektronik, media cetak dan media massa), pendapat ini di realisasikan dengan adanya informasi kesehatan dalam bentuk leaflet yang dapat diakses di web PKRS RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto.
Sekretaris PKRS RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto Ns. Sulistianingsih, M. Kep.Sp.Kep.MB. berpendapat bahwa implementasi strategi pelaksanaan promosi kesehatan selain dengan pendampingan masyarakat melalui konseling, diskusi kelompok, penyuluhan secara langsung dalam program internal rumah sakit juga diperlukan media media penyebarluasan informasi yang digunakan PKRS dalam melakukan edukasi merupakan media yang dapat di akses oleh masyarakat setiap saat, media tersebut berisi tentang materi edukasi, informasi kesehatan sehingga kemanfaatan edukasi PKRS komprehensif di dalam dan di luar rumah sakit.
(TIM PKRS RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerto)