FOTO KEGIATAN Edukasi Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir Di Masa Pandemi Covid-19

Edukasi Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir Di Masa Pandemi Covid-19

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk perawatan bayi baru lahir dimasa pandemi. Pertama selalu laksanakan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer yang mengandung alkohol 70 persen sebelum menyentuh bayi, memakai masker apabila berdekatan dengan bayi serta usahakan untuk tetap menjaga jarak sosial satu dengan lainnya, meski orang itu adalah anggota keluarga. Batasi bayi dari risiko terpapar Covid-19 dengan tidak membuat bayi melakukan kontak dengan orang lain di luar keluarga inti. Biasanya ketika memiliki bayi baru yang lahir, orangtua bersemangat untuk memperkenalkan anak-anak mereka pada saudara maupun tetangga sekitar. Namun saat pandemi seperti saat ini ada baiknya untuk menahan diri terlebih dahulu. Jangan sekali-kali membawa bayi keluar rumah hanya untuk sekedar berjalan-jalan dan berjemur. Usahakan semaksimal mungkin untuk membantu anak terhindar dari penularan virus corona.

Lihat Selengkapnya
FOTO KEGIATAN Edukasi tentang Pentingnya menghargai air dalam rangka Hari Air Sedunia

Edukasi tentang Pentingnya menghargai air dalam rangka Hari Air Sedunia

Edukasi ini dilaksanakan di ruang tunggu loket pendaftaran rawat jalan, dengan narasumber dari Unit Green Hospital Ibu Unik Fibriani, DCN menyampaikan World Water Day atau hari air sedunia merupakan peringatan untuk menyadarkan masyarakat dunia akan pentingnya air bersih dan menggunakan sumber air dengan bijaksana.tema Hari Air Sedunia tahun 2021 yaitu “Menghargai Air”, mengingatkan kita betapa berharganya air sehingga kita perlu bijaksana menggunakan air. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapennas) memperkirakan terjadinya kelangkaan air dipulau Jawa, Bali, dan NTT akan meningkat sampai tahun 2030.

Lihat Selengkapnya
FOTO KEGIATAN EDUKASI TENTANG TIPS MENJAGA KESEHATAN TELINGA

EDUKASI TENTANG TIPS MENJAGA KESEHATAN TELINGA

RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo (3/3/2021). Dalam rangka memperingati Hari Pendengaran Nasional, RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) menyelenggarakan kegiatan Edukasi dengan tema "Perawatan Telinga Untuk Mencegah Ketulian". Kegiatan ini dilaksanakan di ruang tunggu loket pendaftaran rawat jalan, dengan narasumber dari SMF THT (Telinga Hidung Tenggorokan) Sdr. Joni Saefuloh, S.Kep, Ners.

 Telinga adalah indera pendengaran yang memiliki fungsi untuk mendengar, keseimbangan dan mengenal suara. Telinga merupakan salah satu panca indera yang harus selalu dijaga kesehatannya. Semakin tua usia, maka kemampuan fungsi telinga untuk mendengar semakin menurun. Biasanya gangguan pendengaran berkembang secara bertahap, tetapi hilangnya pendengaran bisa muncul secara tiba-tiba. Adapun tanda-tanda telinga sehat yaitu mempunyai daun telinga dan liang telinga, tidak keluar cairan dari telinga, dan mempunyai pendengaran yang baik.

 Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya gangguan pendengaran diantaranya faktor usia, suara yang keras, infeksi atau kotoran, trauma, obat-obatan tertentu yang menimbulkan gangguan pendengaran, dan penyakit yang dapat mengganggu suplai darah ke telinga. Pada dasarnya gangguan pendengaran dapat dicegah untuk mengurangi risiko seperti tidak memasukkan benda ke dalam telinga (jari, korek kuping, kapas, dan tisu), menguji indera pendengaran secara berkala jika sering terpapar suara keras saat bekerja, menghindari kegiatan yang beresiko mencederai indera pendengaran, lindungi telinga saat berada di lingkungan yang berisik, gunakan headphone yang bisa menahan masuknya suara luar saat mendengarkan musik dengan handphone agar volume suara tidak perlu terlalu keras, segera ke dokter apabila mengalami gejala-gejala infeksi telinga (telinga berdenging), dan jangan merokok, karena menghirup asap rokok dapat membuat kemampuan pendengaran menurun secara perlahan.

 Ada empat cara untuk menjaga kesehatan telinga salah satunya yaitu membersihkan telinga dengan cara yang benar. Sangat tidak dianjurkan membersihkan telinga menggunakan cotton bud atau sesuatu lainnya. Hal itu dapat menimbulkan risiko untuk mendorong kotoran masuk ke dalam telinga. Selain itu memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga juga beresiko dapat merusak organ sensitif dalam telinga seperti gendang telinga. Telinga merupakan organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Cairan seperti lilin yang ada di dalam telinga berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya saat masuk dalam telinga. Fungsi cairan lilin sangat penting untuk keshehatan telinga dan adanya kotoran telinga merupakan sesuatu hal yang normal. Jika memiliki kelebihan cairan lilin pada telinga cukup membersihkan daerah sekitar rongga telinga dengan handuk yang lembut atau meminta bantuan dokter untuk membersihkan telinga dengan alat khusus.

 Melindungi telinga dari suara keras merupakan cara untuk menjaga kesehatan telinga. Telinga mempunyai kapasitas kemampuan untuk mendengar suara. Tidak semua suara masuk dalam kategori aman untuk didengar. Terlalu sering terpapar suara keras dapat menyebabkan penurunan kemampuan mendengar. Sumber suara keras dari berbagai macam, seperti lingkungan kerja, musik yang sering didengarkan, dan lainnya. Selain itu menjaga telinga tetap kering dapat meningkatkan kesehatan telinga. Telinga yang selalu basah atau kelembaban telinga yang berlebihan dapat memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada telinga yang disebut dengan telinga perenang (swimmer’s ear). Dalam menjaga kesehatan telinga tentunya kita juga harus selalu melakukan pemeriksaan secara rutin. Terlebih gangguan pendengaran berkembang secara bertahap, sehingga untuk memastikan kondisi telinga dalam keadaan sehat setiap waktu.

Lihat Selengkapnya
FOTO KEGIATAN Edukasi kepada pasien dan pengunjung tentang Proper Body Mechanics

Edukasi kepada pasien dan pengunjung tentang Proper Body Mechanics

PBM adalah cara abagaimana kita memposisikan tubuh dengan benar saat kita berbaring, duduk atau berdiri dan bagaimana kita menggerakkan tubuh dengan tepat pada saat kita bekerja atau melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkat dan membawa barang, mendorong atau menarik suatu barang. Apa manfaat PBM? menjaga keseimbangan, menghemat energi yang dikeluarkan, mengurangi kelelahan dan menurunkan risiko cedera.

Lihat Selengkapnya
FOTO KEGIATAN EDUKASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DALAM RANGKA HARI IBU

EDUKASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DALAM RANGKA HARI IBU

Tanggal 22 Desember 2020 bertepatan dengan peringatan Hari Ibu Sedunia, sehubungan dengan hal tersebut tema yang diambil untuk edukasi di ruang tunggu loket pendaftaran bertema tentang "Kesehatan Reproduksi Wanita dalam rangka Hari Ibu Sedunia". Edukasi disampaikan oleh perawat dari Instalasi Maternal Perinatal ibu Novi Ekaningsih, A. Md, Keb. materi yang disampaikan meliputi Tips-tips dalam menjaga kesehatan reprduksi wanita.

Lihat Selengkapnya